Tampilkan postingan dengan label kisahku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisahku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Mei 2014

Kejutan Cinta dari Tuhan

30 April 2014
pukul 03.42

ku dengar suara sayup dari sisi kiri pembaringanku....ternyata itu suara ibu yang tengah tilawah.
Melihat gelagatku yang ingin bangkit dari pembaringan, ibu pun berdiri yang menghentikan gerakanku

"apa wan ? Nak kemana ? Biar ibu yang tuntun ya sayang"
darahku berdesir dengan hebat. Ibu tak pernah lelah, di umur rentanya beliau masih ingin menuntunku, seharusnya aku lagi yang menuntun ibu. Sempat aku membenci penyakitku. Andai aku sehat, aku takkan menyusahkan ibu lagi, aku akan selalu melihat senyum ibu.

"wan, nak apa tadi ? Nak minum ke buang air kecik?"
"tak bu, nak duduk ja, dah nak masuk subuhkan ? "
"jap lagi,wan lemas sangat, badan panas, salat duduk ja ambik tayamum ya ?"
"ha.ah"
hanya itu yang bisa ku jawab. Aku harus bekerja keras menahan air mata keharuanku,aku tak ingin ibu menghawatirkan diriku. Aku harus tampak kuat di depan ibu.

Pukul 06.56
aku dibawa ke suatu ruangan yang di dalamnya sudah tersedia senjata yang akan membunuhku.
Bius
suntikan
alat bedah
infus
kantong darah
pendeteksi jantung
tabung oksigen
semua, ku perhatikan satu persatu dengan senyum dan berbisik..ini dia cinta.
Cinta Tuhan akan aku lihat di sini, cinta Tuhan yg istimewa,dari sejuta manusia, hanya aku yang saat ini menikmati cinta Tuhan ini.

"dek, nanti jangan lupa baca basmallah dan shalawat dulu" ungkap kakakku saat dia mengantarkanku masuk ke ruangan bedah tersebut. Aku meminta kakaku agar mengizinkan aku mendengarkan suara resord Al-Mulk untuk terakhir kalinya yang di kirim oleh laki-laki yangku takzimi itu beberapa minggu yang lalu. Aku berkata kepada kakakku. Aku ingin mendengarkan suaranya. Dokter pun mengizinkan dan yang aku ingat terakhir kalinya yaitu jari manis dan telunjukku ditembaki oleh benda kecil dan pandanganku langsung
gelap.
belakangan  aku baru tahu ternyata itu adalah suntikan bius.

3 jam pembedahan berlangsung, aku baru sadarkan diri dengan baik pukul 3 petang, lalu aku kembali pingsan dan pukul 7 lewat baru kembali sadarkan diri.

Aku di pindahkan ke ruangan yang penuh dengan cinta menurutku. Aku hanya bisa terbaring dengan lemah. Kepala di perban dan kaki yang tidak bisa digerakkan dengan sempurna.

01 Mei 2014
pukul 05.12

kakaku menyampaikan sesuatu yang tidak pernah aku duga sebelumnya

"dek, semalam kakak buka WA dari yang adk tanya waktu di ruang bedah itu. Dia pesan sampaikan salam untuk adek"

aku seakan tak percaya, sebab selama ini dia tidak pernah mengirim yang seperti itu untukku, saat itu fikiranku hanya berkata kalau kakakku hanya ingin menghiburku. Lalu, saat di lakukannya pemeriksaan oleh nouse, aku diizinkan untuk memegang hp. Buru-buru aku buka WA ku dan ku cari namanya. Ternyata kakakku tidak berbohong.

Aku senang, bahagia, dan bahkan saat itu rasanya inginku teriakkan kepada makhluk langit bahwa aku sangat mencintainya.

Aku selalu berharap padanya
aku tahu, aku salah telah membuat dirinya khawatir

pukul 09.43
dokter melalukan visit lanjutan padaku pasca operasi di lakukan.
"adik ni hebat lo, dia kuat. Kami team dokter yang melakukan operation tak mengira akan bisa melawti masa kritis dalam waktu yang singkat seperti ini. Bahkan saat ini, kondisi jantung normal, suhu badan juga sudah normal, untuk cityscen nanti kita periksa ulang lab ya"

begitulah ungkapan dokter yang memeriksaku pagi itu. Aku mampu lewati masa kritisku semua berkat do'a dan cinta.

Ustadz Rizal, dosenku yang melawat waktu itu pun berkata 

 "dari sekian banyak penyakit dan manusia, di RS ini hanya ananda yang dapatkan penykit langka ini tandanya di mata Allah, ananda istimewa...ananda sanggup lewati , Allah itu menimpakan sesuatu ujian kepda hambanya sudah pasti dipilih dengan seksama...berarti ananda adalah pilihan terbaik oleh Allah, kalau ananda sanggup melewatinya,ananda akan dapatkan hadiah dan kejutan cinta dari Allah"

 aku percaya yang dikatakan Ustadz Rizal, sebab tak perlu menuggu waktu lama untuk aku mendapati hadiah Tuhan itu, ku dapati sahabat-sahabat yang mencintaiku, yang menunggu kehadiranku, anak-anak didik, yatim piatu  yang selalu menemaniku di rumah sakit ini..aku tidak mengira mereka akan bertahan di rumah sakit yang sudah masuk 4 hari ... Lagi yang terpenting yaitu, aku mendapatkan kejutan cinta dari laki-laki yang ku takzimi

Cinta semua yang buat aku mampu.
Salah jika ada yang berkata bahwa cinta membuat orang menjadi jatuh dan lemah. Jika ada yang hina dengan cinta, yang salah bukanlah cinta, namun yang salah adalah dia yang tidak memahami hakekat cinta.

Saat ini, aku tak dapat memiliki cintaku, tapi itu bukan suatu masalah buatku. Sebab aku memahami hakekat cinta.

Bagiku, melihat dia tersenyum itulah cinta.
Melihat dia bahagia, itulah cinta
melihat dia mampu berjalan dengan tegap tanpa kegelisahan hatinya, itulah cinta
di saat dia mengusap kepala seseorang yang dia cintai itulah cinta.

Intinya, bagiku...cintaku saat ini adalah penyerahan cintaku terhadap seseorang yang di pilih oleh cintaku untuk dia cintai.

Bila bukan aku yang dia pilih untuk dia cinta, artinya aku harus menyerahkan cintaku kepada pilihannya, agar aku tetap dalam melihat senyum nya. Aku rindu dan aku sayang kamu karena Allah.

saat ini, aku akan menjalni berbagai terapi agar aku kembali menatap cinta sekelilingku dengan anggun dan mesra.

Kamis, 02 Januari 2014

Tapak sejarah diriku di 2013

31 desember 2013
04.23 wib
Aku terbangun
ku lakukan ritual bangun tidur dan subuhku

saat ku khatamkan Juz 13 kembali aku mengingat ingat, apa yang telah aku perbuat selama satu tahun ini. . bertepatan pula jadwal kaji kami SHSJ (satu Hari Satu Juz) adalah juz 13, sama seperti berkahirnya tahun ini 2013

Tepat dibulan kelahiranku. Juni.

01 Juni 2013
Aku di vonis oleh dr. Aimisrun terkena serangan tumor kedua
Allahurabbi, saat itu surah Ar-rahman. . banyangan senyum ayah,ibu, kakak-kakak,kepompong-kepompong, kuncup-kuncup bunga kecilku, sahabat-sahabatku serta orang-orang yang membenci menjadi penguatku

Semenjak itu aku menjadi pribadi yang seakan hanya senyum yang membuat aku kuat
Berfikir bahwa aku adalah seseorang yang istimewa.
Itu. Hanya itu yang aku fikirkasn.
aku selalu ingin menjadi motivator teruntuk sahabat-sahabatku.
Hari-hariku kembali diisi dengan terapi, antibiotik, suntikan, minunman-minuman herbal dan ya. . asupan makananku hanya obat, obat dan obat.
Tak lagi makan daging, olahan daging,ikan asapan, ikan asinan dan aku kembali menjadi wanita vegetaria.

Di tengah tubuh yang lemah dan drop akibat efek sinar-sianr radioterapi dan  obat-obatan yang masuk ketubuhku, semangatku justru bangkit, yang aku fikirkan bagaimana bila aku mati hari ini, aku meninggalkan satu karya besar  untuk dunia dan akhiratku.

Aku mulai menulis, menulis dan menulis
Autobiografi yang pernah ku buat sebelumnya kembali aku publikasikan
 cerita-cerita nyata tentang hidupku aku tulis dalam bentuk cerpen
aku menulis berbgai cerita untuk kepompong-kepompongku, kuncup-kuncup bunga kecilku.
Aku harus berdakwah sekalipun hanya lewat tulisan, bagiku tulisan mampu merubah perabdaban. Dan aku ingin tulisanku ampu menjadi satu gambaran kecil betapa sabar dan ikhlas itu indah.

Di saat seperti itu aku merasakan betapa indahnya ujian Tuhan.
 Sejak itu ayah selalu hadir dalam mimpi-mimpiku.
 Ayah selalu katakan
“semuanya akan indah pada waktunya”
 “dan inpun akan berlalu”
”makhluk kecintaan Langit”

 kata-kata itu selalu diungkapkan ayah dalam mimpiku dengan senyum yang selalu diumbarnya untukku, di saat itu pulalah aku merasakan betapa dahsyatnya Tuhan hadirkan aku di tengah keluarga, sahabt, dan orang-orang yang membenciku yang mereka semua adalah orang-orang yang Tuhan dampingkan untukku sebagai orang yang istimewa.

16 Juni 2013
Hari itu adalah hari dimana 20 tahun yang lalu aku dilahirkan dengan nama Zunnurul Laila (cahaya dua malam)
ya. . malam dihari kelahiranku dan malam dimana aku dimuliakan oleh rusukku.
Di dua malam itu ayah ingin cahaya kebahgian adalah milikku. Mengiri kelahiran dan mengiringi masa aku menjadi seorang istri dan ibu untuk suami dan anak-anakku.
 Itu yang di ucapkan ayah padaku.

Mulai dari malam 16 Juni 2013 itu tarusan do’a dari keluarga, sahabat-sahabtku baik dari forum, serikat maupun perorangan, yang lucunya. Orang yang membencikupun mengucapkan hppy millad padaku J

Alhmdulillah pujiku saat itu.  Tak sia-sia selama ini ku katakan bahwa orang yang membenciku bukanlkah yang membenciku namun yang mencintaiku , menginginkan diriku agar lebih baik lagi, seb
abnya ia mengkritikiku agar aku berubah kepada yang lebih baik. Hanya saja cara ia mengungkapkannya belum menurut agama.

Malam tanggal 17 Juni 2013
Setelah aku tunaikan salat isyaku, aku dikejutkan oleh kehadiran anak-anak forum dan sanggar MARA serta anggota SCOPHIA
 mereka memberiku kejutan party

“Allhu Akbar” bisikku. .

Lagu HAPPY BRITH DAY TO YUO yang diganti lirik dengan

“Alhamdulillah wa Syukurillah
Alhmadulillah Wa syukurillah
sahabt kami masih diberi kesempatan dakwah
potong kuenya tanda berbagi reskinya
potong kuenya tanda berbagi reskinya”

menjadi satu lagu yang begitu menggetarkan jiwaku
ya. . . bukan kali ini saja kejutan party ini dan lagu itu dinyanyikan tapi entah kenapa, malam itu aku begitu menghargai bahwa Tuhan masih beri aku kesempatan untuk bernafas
entah mungkin karena kondisi kesehatanku yang tidak baik.

tak habis sampai di situ saja, tanggal 19 Juni 2013
pukul 11.32 wib

sahabat-sahabtku Arfi Adilla, Asna, Enny Melita dan Siti Rahmatun kembali memberikan kejutan party untukku. Sungguh suatu kebahagian tersendiri buatku.


Disetiap subuhku aku selalu berdo’a agar Tuhan selalu mengindahkan senyumku dan mentenagai diriku untuk membantu orang lain sekalipun hanya lewat kata-kata.
Ya. . niatku menjadi psikolog aku ingin menjadi motivator


Semenjak itu semuanya aku lewati dengan senyum
 Tuhan pasti akan mengkahiri segalanya dengan indah, bila bukan sekarang, nanti.
Sebabnya Tuhan mengujiku agar aku siap menerima kejutan indah Tuhan itu.
 ya begitulah aku menciptakan mantara-mantra kesembuhanku J

November-Desember

Aku tidak pernah tahu kekuatan dari mana yang Tuhan beri untuk diriku hingga aku kembali berani mengenal cinta

Jujur, aku seorang wanita pengidap penyakit gila
Gila dalam artian, aku pernah berada di titik terendah dalam hidupku
akibat dari aku yang ditinggal oleh orang yang aku cintai “Ahmad Nasri” (ayahndaku)
sang idola keduaku setelah Nabi Muhammad, sang motivatorku, orang yang selalu memanjakanku, mengajariku makan hidup, mendoktrinku tentang islam dan iman.


Semenjak kepergiannya 6 tahun silam, aku begitu membenci cinta. Selalu aku ungkapkan tentang ini dalam ratusan catatan-catatanku baik yang aku publikasikan maupun yang aku tulis dalam buku hijauku untuk Tuhanku.

Namun, sekarang cinta itu kembali tuhan hadirkan dalam hati kecilku,
Ia hadirkan laki-laki yang aku inginkanpun ia seperti ayah, kepribadiannya, kecintaannya, dan perjuangannya akan agama ini.

Aku selalu katakan, aku akan selalu hubungkan cinta ini lewat Tuhan, aku tak ingin cintaku kali ini kembali membawaku pada titik terendah itu lagi
Aku tak ingin kembali menjadi orang yang paling hina di mata Tuhanku

Cinta hadir karena Allah, karenanya aku Mencintainya Karena Allah

Aku senang, setiap tulisanku menjadi motivasi untuk sahabatku Roza Novitra Sari, Fitriana rose, Alfandri naldi, Muthitara, kak Hevina, kak Risna Yaalmi, Nur’aini fitria, Diana hadi, zainal abdil dan semua anak-anak didik 2010, yang saat inipun mereka tengah ditempa ketangguhannya oleh tuhan dengan penyakit yang istimewa, aku selalu katakan padanya bahwa kita ini adalah makhluk yang istimewa hingga Tuhan akan uji kenaikan kelas kita dimata-Nya dengan yang istimewa maka bila kita sanggup melewati ujiannya maka kita akan menjadi makhluk kecintaan langit.

Ayah selalu menggilku dengan panggilan “syaulul” ( yang Istimewa) karenanya aku bangga memilki beliau. Dengan panggilan itu aku ingin menjadi seperti apa yang dipanggil ayah, menjdi yang istimwa utnuk mkhluknya dan menjadi yang istimewa tuk Tuhanku.
Saat ini aku masih menjadi bidadari aYah, yang malaikatpun juga tahu kalau aku adalah Bidadari ayah J

Aku ingin kelak menjadi syahidah seperti syahidnya ayahku
Berkumpul bersama ayah di Syurga bersama ibu, kakak-kakaku, kepompong-kepompongku, kuncup-kuncup bungaku, rusukku dan anak-anakku kelak.

Berada di taman yang hijau dengan mutiara bening hijau yang bergelantungan bak anggur disetiap  pohon disudut taman syurga, dengan kaki yang selalu suci dan bersih karena  air-air jernih  yang mengalir diseluruh taman.

Aku sellau bermimpi ingin membangun rumah sakit
“RS SYAULUL”
Mimpi yang selalu aku do’akan dalam Tahajjud panjangku, agar di tahun depan aku bisa mulai membangunnya, musthil memng, tapi itulah yang aku impikan, bila Tuhan berkehendak maka Tuhan akan nyatakan Mimpiku ini, biarlah orang mencibirku, meludahiku bahkan mengatakan aku gila tapi aku yakin Tuhan punya skenario yang indah untukku
Kunfayakunn (jadi maka jadilah )

2013 adalah Tahun dimana aku menemukan jati diriku
Membentuk kepribadianku
Tahun dimana aku mempu kembali mencintai agama, kelurga dan sahabat-sahabatku
Tahun dimana aku mampu menjadi motivator untuk diriku

2013 bagiku adalah tahun yang penuh dengan ujian yang indah, aku punya sahabat-sahabat baru SHSJ (Satu Hari Satu Juz), sehingga dengan hadirnya mereka menjadi motivator buatku

2013 adalah tahun penuh ujian, cinta, senyum dan kebahagiaan bagiku

Aku akan tinggal Tahun 2013
BismillahirahmaniRaahimm
2014 masehi
Aku sambut dengan suka dan selawat keatas nabi
Pada akhirnya aku selalu katakan
Maka Tersenyumlah Cantik!!!
:) Zunnurul Laila Binti Ahmad Nasri :)

Senin, 25 November 2013

Satu Kata Untuk Cinta, Terimakasih :)

25 November 2013

Aku terbangun tepat pada pukul 04.01 WIB, entah apa yang buat aku bersemangat masa itu. aku melalukan ritual yang selalu aku lakukan setelah aku terbangun, membaca do'a bangun tidur, membaca salawat Nabi dan membaca Al-fathihah teruntuk ayah, ibu,kakak-kakak, kepompong-kepompongku,kuncup-kuncup bungaku,sahabat-sahabatku, dan teruntuk orang-orang yang membenciku.

setelah aku lakukan itu, aku keluar dari kamar menuju dapur, membersihkan diri dan ku kerjakan shalat tahajud dan sedikit membaca Al-Qur'an. Setelah itu, aku buru-buru masak dan membersihkan rumah, alhmdulillah, Subuh itu badanku terasa ringan, aku terasa sehat. Selesai aku membersihkan rumah yang kecil itu, ku dengar muadzin mengomandangkan adzan, aku mandi dan melalukan shalat Fajar dan Subuh, setelah itu aku kembali membaca Al-Qur'an, di tengah-tengah ayat ke 23 yang aku baca tiba-tiba alergi hidungku kambuh, air mataku pun keluar akibat bersin-bersin yang tak berenti, nafasku mulai sesak, ini sudah ku alami 2 tahun yang lalu, dan ini juga sudah menjadi rutinitasku setiap subuh saat ngaji, mungkin karena cuaca subuh yang dingin sehingga alergi hidungku kambuh.

Aku berbisik dalam hati, "Tuhan semoga ini hanya aku yang mengalam"

sembari itu aku ambil empat butir obat alergi hidungku, ya. . Efeknya aku jadi ngantuk, aku pun membaca do'a tidur dan ya tertidur. .

Pukul 07.23 wib, aku terbangun, lagi-lagi aku lakukan ritual bangun tidurku, aku lakukan itu karena aku bagitu menghargai waktu di saat aku dibangunkan kembali setelah tidur, karena menurutku ini kesempatan yang Tuhan bagi untukku, berarti aku masih hidup, ya begitulah caraku mensyukuri nafas dan jantung yang masih berdetak ini, saat itu pula aku teringat bahwa hari ini adalah hari memperingati hari guru

aku menghubungi, ku sampaikan selamat hari guru padanya dan ucapan terimaksih kepadanya yang telah menjadi kakak yang banyak mengajarkan hal-hal berharga kepadaku adik kecilnya ini, begitu pula saat aku berbicara  dengan ibuku, bagiku ibu guru yang hebat, mulai dari aku masih belindung dari dalam rahimnya sampai detik ini.

Mungkin ada sebagaian orang yang ungkapkan "untuk apa memperingati hari guru,kan setiap hari kita ada hari guru, kita ketemu guru"
ya. . Tapi apa pernah disetiap hari itu kita ucapkan terimakasih kepada mereka ? Tidakkan ? Apakah pernah setiap hari itu kita ingat jasa-jasa mereka ? Tidakkan ? Jadi, pantaslah ada hari guru, setidaknya ada satu kali dalam setahun kita ungkapkan terimaksih kita kepada semua guru kita, kepada orang-orang yang telah berjasa buat hidup kita, jangan maknai hari guru itu hanya untuk guru-guru di sekolah kita, ingatlah guru adalah setiap orang yang telah mengajarkan hal baru yang positif untuk perubahan kita. Maka ungkapkanlah terimakasih kepada mereka-mereka.

Jam 09.43. . Aku mengirim pesan singkat kepada enam orang kakak-kakakku, dan beberapa orang guru masa aku sekolah dulu, ku ungkapkan rasa terimaksihku yang teramat dalam, aku katakan aku bangga punya kalian.
Yaa. . Aku bangga.

Jam 11 baru dapat aku balasan dari kakakku yang pertama "trimakasih adikku, teruslah belajar tuk gapai cita2, semoga kesuksesan selalu bersama kta. .amin" itulah balasan dari kakak pertamaku dan yang ke enam, "hanya balasan yo'i" :D ya. . karena sebelumnya aku telah menelfonnya.


Pukul 18.21 aku dapat pesan singkat dari FLP ROHUL mereka ungkapkan rasa terimaksih kepadaku
ya. . Aku bingung, dalam rangka apa ?
Dalam rangka hari guru untuk calon guru Zunnurul Laila dan tenaga pengajar rumah baca 2010 masa itu :)
yang tak ku sangka-sangka pula anak schopia juga mengirim pesan ke fb dan twitterku, begitu juga Kaleb penulis muda, Allahu Akbar, begitu diperhitungkannya aku oleh mereka.
pukul 19.27 WIB. . setelah shlat isya aku dapati  lagi pesan singkat dari kakak-kakakku yang lain. kakakku yang ke ke-5 "Terima kasih adk tak melupakan kami.doakan orang tua mu pasti km sukses dk".
lagi dari kakakku yang ke-7 "terimksh bungsu, selalulah belajar, dan jgn lupakn kmi".
ya. . . dua orang kakakku tidak membalas pesanku aku tahu, kakakku tak akan sempat melihat hpnya :). memang, kakaku yang ke-3 sudah seperti bunda buatku, dia yang merawatku saat aku masih kecil, karena ibu berjualan dan mengajariku membaca, aku masih ingat saat aku dihukum tidak pandai membaca saat kelas satu, hingga kakakku Silas Suheni mengajariku pelan-pelan hingga aku mendapat juara dua di kelkasku :D



Aku teringat kata-kata dosen pembimbingku, yang aku takzimi Bapak Supriyadi, beliau pernah katakan hidup kita sejahtera  dengan tiga kata "maaf, tolong dan terimakasih"
yaa. . Tuhan, terimaksih telah hadirkan aku di tengah keluarga dan lingkungan yang mencintaiku.
Pada akhirnya aku katakan terimaksih untuk semua orang-orang yang mencintaiku dan untuk orang-orang yang membenciku karena dari kalianlah aku banyak belajar arti hidup.

Kamis, 21 November 2013

Kekuatan Senyuman

21 Nov 2013
Fajar tiba, tak kunjung mata terpejam, subuh pun masuk dan pagi. Didil mengirim pesan singkat, menanyakan apakah aku sudah pulang atau belum. Aku katakan aku telah pulang, sebab malamnya dokterpun cakap belum dapat lihat hasilnya. Paginya, aku kuatkan hatiku untuk ke kampus, yang aku bayangkan adalah akan menemui kawan-kawan dengan gurauan-gurauan, tawa dan berbagai tingkah mereka. Aku kokohkan tegakku agar tampak kuat, ya. . . Kuat.
Aku merintih sakit dalam hati, dengan kerutan dikeningku, hingga didil bertanya, "sakit?" aku hanya jawab dengan senyum.
Aku melangkah memasuki kelas dengan pelan,namun berharap akan sampai cepat. Memasuki kelas aku mulai lah aksiku. . Ya. . Kejahilanku, kawan yang duduk dibelkangku si faris yg biasa aku panggil uwih meminta permen karet. . "yah. . Tak ada beli"
dia kecewa, namun kukeluarkan permen minz, akhirnya dia tersenyum, si enny yg biasa aku panggil enong sang pengawal pribadiku dan si didil (sopir pribadiku) , hekhek. . (didil,gurau) membicarakan tentang kanker payudara yang aku tag padanya,hingga membuat kami tertawa, aku tertawa lepas tanpa beban, takku rasakan sedikitpun nyeri yang aku rasakan, takku rasakan sakitnya. Hingga tawa kami di sapa oleh kawan yang lain, sembari itu aku kembali mengingatkan chintya tentang kejutan party millad sobatku, ya. . Aku tak ingin karenaku sakit, gagal rencana yang telah dibuat, sebab malm tanggal 20 itu asna bilang tunggu aku sembuh dulu. sebabnya aku kuat-kuatkan untuk duduk dan aku bawa tertawa. Setelah selesai, aku berjalan dengan berpegangan pada bangku-bangku yangku telusuri. "hai kakak, gimana sehat ?" ku dengar suara yang terdengar dari samping, ternyata si leni yang suka ngerayuku dengan gombalannya. aku hanya balas pertanyaannya dengan senyum dan menyalaminya.
Tiba waktunya pun, kami habis kelas, Pulang kembali ke kost dan menyusun rencana party tersebut. Kami masak, untuk dimakan, jujur tak sanggup rasanya aku memasak, syukur, si enong mamasaknya.

Party berhasil, senyum kembali terumbar dari bibir sahabat-sahabatku, aku ajak mereka berdo'a atas keberkahan ini, dalam hati kecil aku berbisik "Tuhan, andai ini yang terakhir maka, jadikan kami sahabat bukan hanya di Dunia-Mu, tapi juga Syurga-Mu" setelah semua berhasil tiba waktu kelas sosiolinguistik, ya. . Kami kembali berangkat ke Kampus. .

"Basmallah" dalam hatiku, lalu sesampainya di kampus, aku terserang alergi hidung, tak henti-hentinya aku bersin, aku sempat tertidur kala di langsungkannya diskusi. Aku terbangun saat ku dengar si enong dan didil mau mengambil foto ku dan ternyata kami pindah kelas bahasa arab, aku terlambat masuk kelas, berdua dengan Enong, si Didil kembali mengirim pesan singkatnya, "bapak sudah masuk"
selain itu karena khawtirnya dia telfon si enong
jujur pada saat itu aku tak sanggup jalan, hingga ku tahan enong untuk duduk dulu. Karena terlambat masuk kelas, aku kebagaian kursi bagian belakang, si wahyu, taufik dan royan memintaku untuk duduk didekat mereka, karena aku tak sanggup duduk berhimpitan akupun mengiakan permintaan mereka. Ternyata, si wahyu mengajakku bergurau begitu pula dengan royan hingga pertengahan kelas kami ditegur, dan semua tertawa termasuk aku, ya. . Aku tertawa ternyata kenakalan kami diketahui oleh pembimbing.

Pembagian hasil test tertulis bahasa arab Alhamdulillah aku mndapatkan nilai sempurna, sedikit menambah semngatku. Aku senang, hingga kelas berakhir.

Aku dan didil pulang, sesampainya dalam rumah, aku kuatkan semangatku, aku kerjakan semua yang bisa aku kerjakan.


Jam menunjukkan pukul 7 lewat, aku mulai merasakn nyeri yang luar biasa, disaat itu terlintas wajah-wajah mereka yang aku cintai, apa mungkin tiba waktunya ? Entahlah. . Semua Tuhan yang tahu

hari ini, aku katakan hadapi dengan senyuman, hadapi dnegan segenap jiwa, semua akan baik-baik saja, semua telah di tetapkan oleh-Nya, merelakan ini yg terbaik adalah yg terpenting.

Serangkai Al-Fathihah dan sepucuk surat cinta Surah Yassin tuk ayah, serangkai Al-Fathihah dan sepucuk surat cinta Surah Ar-Rahman teruntuk Ibu, kakak2, kepompong2, bunga2 kuncupku, guru2ku, sahabat-sahabatku,dan orang yang aku cintai.
Assalamualaika Ya Rasulullah. .
Assalamualaikum Jum'at yang Agung
love to Allah