Minggu, 09 Februari 2014

Dana Kuliah



Awal semester VI seorang dosen meminta mahasiswanya untuk membuat perincian biaya kuliah. Tujuan awal beliau membuat hal seperti ini adalah agar mahasiswa termotivasi untuk belajar lebih giat lagi serta nantinya memiliki gambaran betapa orang tua atau wali yang menyekolahkan kita itu bukan main-main dalam berjuang untuk kita tetap meraih dan mengumpulkan ilmu-ilmu. Kita ketahui di Indoensia biaya mengumpulkan ilmu itu sangat mahal. Apalagi saya pribadi tidak ada memiliki seorang ayah ataupun harta-harta yang bisa diperjual belikan untuk membiyai kuliah saya. Dari semester awal saya kuliah, saya sudah mulai mengolah keuangan saya agar saya tidak menyusahkan mereka.
  1. Biaya Semester
Ongkos selama pendaftaran dan test                          : Rp. 300.000.00.,
Pendaftran                                                                  : Rp. 200.000.00.,
(uang Pribadi hasil kerja ngaktifkan kartu XL)            Rp. 500.000.00.,
Biaya semester I (26 Juni 2011)
  1. Uang Pangkal Fakultas           : Rp. 3.000.000.00.,
  2. Uang SPP Dasar                     : Rp. 1.000.000.00.,
  3. Uang SKS (24)                       : Rp. 1.440.000.00.,
  Rp. 5.940.000.00.,
Biaya semester II (21 Maret 2012)
  1. Uang SPP Dasar                     : Rp. 1.000.000.00.,
  2. Uang SKS (23)                       : Rp. 1.380.000.00.,
  Rp. 2.380.000.00.,
Biaya semester III (27 September 2012)
  1. Uang SPP Dasar                     : Rp. 1.000.000.00.,
  2. Uang SKS (23)                       : Rp. 1.380.000.00.,
  Rp. 2.380.000.00.,

Biaya semester III (25 Maret 2013)
  1. Uang SPP Dasar                     : Rp. 1.000.000.00.,
  2. Uang SKS (24)                       : Rp. 1.440.000.00.,
  Rp. 2.440.000.00.,
Biaya semester III (27 September 2013)
  1. Uang SPP Dasar                     : Rp. 1.000.000.00.,
  2. Uang SKS (23)                       : Rp. 1.380.000.00.,
  Rp. 2.380.000.00.,
Total uang semester                            : Rp.16.020.000.00.,

  1. Biaya Kontrak Rumah
Biaya Kontrak Rumah 1 Tahun          : Rp. 1.500.000.00.,
                                                            : Rp. 1.500.000.,00 x 3
                                                              Rp. 4.500.000.,00
  1. Biaya Jajan/Uang Pegangan
  1. Jajan 1 bulan                           : Rp. 700.000.00., (satu bulan)
Biaya jajan semester I,II dan III
Biaya jajan,buku, listrik          : Rp. 350.000.00.,
Ketering                                  : Rp. 250.000.00.,
Tabungan                                : Rp. 100.000.00.,
                                                : Rp. 700.000.00., x 18 bulan
                                                  Rp.12.600.000.00.,

  1. Jajan 1 bulan (semester IV)     : Rp. 700.000.00., (satu bulan)
Biaya jajan,buku, listrik dan Laundry             : Rp. 600.000.00.,
Tabungan                                                        : Rp. 100.000.00.,
Pengobatan (01-06-2013)                               : Rp. 110.000.00.,
Obat Propolis                                                  : Rp. 200.000.00.,
Ganti Kaca Mata                                             : Rp. 120.000.00.,
                                                                          Rp. 1.130.000.00.,

  1. Jajan 1 bulan (semester V)      : Rp. 700.000.00., (satu bulan)
Biaya jajan,buku, listrik dan Laundry             : Rp. 600.000.00.,
Tabungan                                                        : Rp. 100.000.00.,
Pengobatan (16-12-2013)                               : Rp. 160.000.00.,
Obat Propolis                                                  : Rp. 500.000.00.,
Ganti Kaca Mata                                             : Rp. 250.000.00.,
Fisioterapi                                                       : Rp.1.300.000.00.,
Penguapan alergi Hidung                                : Rp. 1.850.000.00.,
Pengobatan (20 desember 2013)                     : Rp. 592.600.00.,
Ganti Kaca Mata                                             : Rp. 250.000.00.,
Rawat Inap                                                     : Rp. 5.700.000.00.,
Biaya Obat                                                      : Rp. 2.370.000.00.,
Rawat jalan + Konsultasi                                : Rp. 1. 252.000.00.,
Cek Up                                                            : Rp. 300.000.00.,
                        `                                                 Rp. 15.224.600.00.,
Total biaya jajan I, II, III,IV, dan V              : Rp. 28.954.600.00.,

  1. Uang Masukan Pribadi
1.      Menjadi pengajar di Rumah Baca Eva Salimin : Rp. 50.000.00.,/minggu x 56
Rp. 2.800.000.00.,
2.      Hasil saldo jual Pulsa elektrik                            : Rp. 300.000.00.,
3.      Pembicara motivasi remaja ( saya tidak dapat merincikan)
4.      Kiriman tulisan di Annida kertas                       : Rp. 500.000.00.,
Itulah sedikit gambaran biaya kuliah saya. Hal-hal yang tidak terdugapun kadang tidak terincikan. Hanya gambaran besar saja sudah mencapai 44.974.600.00., jika tidak ada perawatan sakit, mungkin tidak sebayak itu, akan tetapi kita tidak tahu skenarionya Allah, Jika Allah katakan jadi maka jadilah. Namun jadinya Tuhan dalam keburukan masih bisa kita hindari jika kita selalu tawakkal kepada-Nya.
Berkaitan dengan uang masukan pribadi yang saya dapat memang tidak sebanding dengan biaya kuliah saya namun bagi saya adalah suatu kebanggan tersendiri ketika saya menyadari hal itu hingga kelak setelah saya berhasil, saya bisa berterimakasih kepada orang yang telah berjuang sekeras tenaganya hanya untuk melihat saya bisa menjadi” sarjana”. Berterimaksih menurut cara saya pribadi. inshaAllah.
Setelah saya sarjana kelak, saat saya telah mempunyai pekerjaan yang layak, saya akan katakan kepada dunia yang membenci saya, bahwa inilah saya yang dulu dihina, dimaki, difitnah, disumpahi mati itu. Inilah saya anak kecil yang hidup dari singkong, dari duit hasil keripik pedas itu, inilah saya anak yang hidup dari jualan es lilin itu, inilah saya anak yang hidup ditengah keadaan keluarga yang sangat dihina itu, inilah saya anak yang penyakitan itu, inilah saya anak yang kecilnya dulu mendorong gerobak itu, yang menimbang gula dan tepung yang berkarung-karung itu, anak yang ke sekolahnya tidak pernah diantar itu, anak yang bila kawan-kawan ikut les privat namun saya tidak, tidaknya bukan karena tidak mau, namun karena ketiadaan biaya untuk itu, anak yang bila mendapat prestasi tiada pujian dari keluarga itu karena tidak sempat buat mereka memuji saya, masih banyak yang harus dikerjakan (namun hal itu yang sampai sekarang buat saya semakin yakin bahwa hidup bukan untuk dipuji namun lebih dari itu yakni dinantikan kehadiranku) dan inilah saya sekarang, saya yang tersenyum manja dan mesra kepada Dunia yang MEMBENCI saya.
Hanya keikhlasan yang akhirnya menggantikan kebencian di dalam diri. Karena dengan keikhlasanlah kita memahami cobaan sebagai wujud cinta Allah. Kita akan selalu menjadi apa dan siapa yang akan kita fikirkan maka fikirkan atas yang baik-baik dalam diri kita. Menjadi mandiri tidak dibatasi pada usia beberapa dan kapan memulainya. Mandiri adalah ketika kita sudah mampu menentukan pilihan hidup dengan tepat tanpa merugikan banyak pihak. Maka pada akhirnya selalu aku katakan TERSENYUMLAH Cantik !!!


                                               


Mimpiku "Syaulul Hospital"

29 november 2013

aku terbangun tepat adzan subuh dikomndangkan oleh muadzin. . mata kananku membengkak, ya . . aku teringat itu efek obat yang aku minum, aku bangun, was-was hati itu sudah pasti, fikiranku melayang entah ke mana, namun cepat-cepat ku tepis perasaan itu, akupun mandi dan tunaikan fajar dan subuhku. . dalam do'aku subuh itu ku fokuskan akan kesembuhan mataku.

Takku sangka saat aku membaca surah An-Nahl (lebah) menetes air mataku, Alalhu Akbar, kenapa aku lalai. . bukankan setiap penyakit ada obatnya, bukankah aku hanya tercipta dari mani yang hina yang hanya mampu menjadi pembantah yang nyata. . ohhh. . Tuhan, aku malu dengan diriku.
ku pejamkan mataku sejenak lalu ku baca shalawat nabi sembari ku usap kedua mataku dengan telapak tanganku yang kecil ini seperti yang selalu di lakukan Alm Ayah saat aku masih kecil dulu, saat mataku sakit.

Subhanallah, yang tak pernah ku sangka adalah, betapa mataku mengeluarkan kotorannya dan saatku bersihkan mataku perlahan hilang merahnya dan menyusut. mungkin banyak yang tak akan percaya, itu sebuah keajaiban untukku subuh itu.


ku lakukan sujud syukurku pada sajadah hijau yang selalu menemaniku saat berdialog dengan Tuhanku.

"Jum'at yang agung" bisikku pada comey kucing jantan yang ikut baring di samping dudukku. dia melihatku dan  kembali merebahkan kepalanya, hanya senyum yang ku lontarkan, mungkin dia ikut merasakan agungnya penghulu hari ini.

kebiasaan burukku yakni tidur kembali setelah subuhku usai, sebab pengaruh obat alergi hidungku. .

pukul 08.24
aku terbangun dan langsung ku lakukan aktivitasku. .
aku menjemur daun-daun sirsak yang telah dikirim ibu dari kampung agar dapat ku olah dan ku minum untuk obatku. saat itu aku teringat, niatku masa ayah sakit keras aku ingin menjadi dokter :)

sekarang aku bermimpi ingin membuat Rumah Sakit . . rumah sakit yang khusus menangani penyakit dalam, kanker, HIV, AIDS dan tumor.

rumah sakit yang dalam impianku akan aku beri nama "SYAULUL" (yang di Istimewakan) sama seperti panggilan Ayah kepadaku masa aku selalu bersama beliau.

selain itu alasanku memberikan nama itu yaitu, setiap pasienku adalah orang-orang yang diistemawakan oleh Tuhan, sebab merekalah orang-orang hebat yang dipilih Tuhan untuk merasakan Indahnya ujian Tuhan untuk menaikkan kelas mereka di mata sang Pemilik Cinta itu.

mungkin sahabat semua tidak pernah merasakan betapa penyakit ini mampu merubah kepribadian mereka, mampu menjadikan mereka orang-orang yang hebat bahkan lebih hebat dari yang kita lihat. aku pribadi dapat rasakan itu, betapa dengan penyakit-penyakit tersebut Tuhan hadirkan keistimewaan yang luar biasa, Tuhan hadirkan sahabat-sahabat buat mereka, keluarga yang hebat dan tegar buat mereka, guru-guru yang kuar biasa bahkan orang-orang yang membenci mereka yang membuat mereka menjadi pribadi kecintaan Langit.

sepeti diriku terhadap kalian semua keluarga besarku, kedua orang tua yang aku takzimi, ketujuh kakak yang aku sayangi, kepompong-kepompong dan kuncup-kuncup bunga yang aku kasihi, guru-guru yang membentuk kepribadiakku, sahabat-sahabat yang membesarkan namuku, serta orang-orang yang membenciku yang mampu mengajarkanku bahwa hidup ini bukan selamanya indah namun akan diindahkan bila kita bersabar.

tak akan pernah ADA habis-habisnya aku ungkapakan rasa terimaksihku teruntuk kalian semua.

Atas keinginanku untuk membuat hospital penanganan penykit kanker yang ku beri nama "Syaulul" adalah sebuah keinginan dan mimpi masa ayah masih ada dulu, ku ucapakan Terimksih kepda keluarga dan shabat-sahabatku yang tak dapat ku sebutkan namanya satu persatu. yang terpenting ingin ku sampaikan adalah. . (Mimpikan yang musthail akan menjadi nyata dalam hidupmu dan inginkan yang musthil akan kamu dapatkan ) karena dengan itu bila kita terjatuh dengan mimpi dan keinginan yang tinggi itu kita masih dapat menyatakan mimpi dan meraih keinginan yg berada di bawah mimpi dan keinginan yang tinggi itu :D

pada akhirnya aku katakan
"Terimaksih dan bermimpilah untuk masa depan kita "

Minggu, 12 Januari 2014

Takdir dan Logika

Aku bukan wanita yang sempurna, ya...tiada kita yang sempurna dalam sifat, karenanya Tuhan menciptakan berpasangan, baik-jahat, cantik-buruk, berat-ringan dan sebagainya.

 aku adalah perempuan yang ditakdirkan pada kesesatan, kehilangan Ayah awal aku ngefly, pemakai ekstasi, arak oplos , semua benda haram sudah masuk pada tubuhku..namun bukan aku tiada merasa ini dosa, aku rasa badan tiada guna....ada rasa teringin bunuh diripun ada. tapi takdir Tuhan pula berkata lain, Tuhan tunjuk aku satu  cinta yang maha dahsyat. hingga sampai detik aku menuliskan tulisan ini pun aku selalu inginkan dia menjadi jiwa pendamping perjalanan hidupku, yang mengarahkan aku selalu pada agamaku.

pertemuan itu membawaku pada tahun 2013  bersyahadat kembali pada agamaku. Islam

menolak takdir Tuhan tiada siapa yang akan bisa, sebab Takdir sudah dari awal Tuhan Sirahkan, dari Rahim ibu saat ruh mulai ditiupkan pada jasad mungil kita....kita tidak akan bisa memberikan hidayah kepada siapapun, hanya bertugas memingingatkan dan mengarahkan...bukan menghujat apalagi mencela. Sebab hidayah akan diberikan kepada seseorang yang akan dihendaki oleh Tuhan.

siapa yang dikehendaki ?
tentunya orang-orang yang benar-benar tulus ingin kembali pada jalan yang lurus itu. seperti yang tercantum pada Al-Qur'an surah Al-Fathihah ayat ke-6. maka pantaskah manusia lain yang merasa baik dan taat beribahadah melupakan orang-orang yang tulus ini ? inilah lagi tugas kita sebagai orang yang telah baik dan cakap dalam agama ini mendekati dan mengarahkan mereka kepada hidayah Tuhan itu.

aku  ada cerita, yg satu bernama "Logika" & yg satunya lagi bernama "Takdir".Keduanya naik mobil dalam sebuah perjalanan yang panjang.. Di tengah perjalan mobil mereka kehabisan bahan bakar. Keduanya berusaha melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sebelum datang waktu malam.
Keduanya berusaha menemukan tempat beristirahat, setelah itu baru melanjutkan lagi perjalanan. Si Logika memutuskan untuk tidur di bawah sebatang pohon. Sedangkan si Takdir memilih tidur di tengah jalan.

Logika berkata kepada Takdir:
" Kamu gila! Kamu menjatuhkan dirimu kepada kematian. Boleh jadi ketika kamu tidur ada mobil yang lewat & melindas tubuhmu."

Takdir menjawab:
"Saya tdk akan tidur kecuali di tengah jalan ini. Boleh jadi ada mobil yang datang lalu ia melihatku & mengajakku bersamanya."

Akhirnya Logika betul-betul tidur di bawah pohon & Takdir tidur di tengah jalan. Tidak beberapa lama setelah keduanya tertidur lewat sebuah mobil besar dalam kecepatan tinggi. Tatkala ia melihat seseorang tidur di tengah jalan, ia berusaha berhenti dengan mendadak, tapi sayang ia tidak bisa.
Akhirnya ia membanting stir & mobil itu berbelok ke arah pohon & langsung menabrak Logika, & selamatlah si Takdir.
Inilah kenyataan hidup, Takdir memainkan peranannya di tengah-tengah manusia. Kadang-kadang sekalipun ia bertentangan dengan Logika.

Maka boleh jadi terjadinya delay dlm penerbangan ada keselamatan di balik itu.

Boleh jadi tertunda kita mendapatkan hak kita karena ada hak orang lain yg selama ini kita abaikan & kita tidak memperdulikan.

Boleh jadi kita terlambat menikah ada keberkahan di balik itu. Boleh jadi kita belum dikaruniai anak ada kebaikan di balik itu.

Boleh jadi aku yang telah dipenuhi barang haram ini dihinakan dan direndahkan serendah-rendahnya sebab Tuhan nak tunjukkan takdir aku selepas ini

terkadang, dari kehancuran diri dan jiwa seseorang belajar menjadi bijak. ada tipe manusia yang diuji baru dia mendekat..ada tipe orang yang bila disapa baru ia tersenyum, nah..begitulah sejatinya hidup..Tertundanya pertolongan & kemenangan pasti ada manfaat yg sangat besar di belakang itu.

"Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal ia baik bagimu."(Al Baqarah:216)

Oleh krn itu, optimislah selalu....& tetap Tersenyumlah Cantik!!!

Kamis, 02 Januari 2014

Tapak sejarah diriku di 2013

31 desember 2013
04.23 wib
Aku terbangun
ku lakukan ritual bangun tidur dan subuhku

saat ku khatamkan Juz 13 kembali aku mengingat ingat, apa yang telah aku perbuat selama satu tahun ini. . bertepatan pula jadwal kaji kami SHSJ (satu Hari Satu Juz) adalah juz 13, sama seperti berkahirnya tahun ini 2013

Tepat dibulan kelahiranku. Juni.

01 Juni 2013
Aku di vonis oleh dr. Aimisrun terkena serangan tumor kedua
Allahurabbi, saat itu surah Ar-rahman. . banyangan senyum ayah,ibu, kakak-kakak,kepompong-kepompong, kuncup-kuncup bunga kecilku, sahabat-sahabatku serta orang-orang yang membenci menjadi penguatku

Semenjak itu aku menjadi pribadi yang seakan hanya senyum yang membuat aku kuat
Berfikir bahwa aku adalah seseorang yang istimewa.
Itu. Hanya itu yang aku fikirkasn.
aku selalu ingin menjadi motivator teruntuk sahabat-sahabatku.
Hari-hariku kembali diisi dengan terapi, antibiotik, suntikan, minunman-minuman herbal dan ya. . asupan makananku hanya obat, obat dan obat.
Tak lagi makan daging, olahan daging,ikan asapan, ikan asinan dan aku kembali menjadi wanita vegetaria.

Di tengah tubuh yang lemah dan drop akibat efek sinar-sianr radioterapi dan  obat-obatan yang masuk ketubuhku, semangatku justru bangkit, yang aku fikirkan bagaimana bila aku mati hari ini, aku meninggalkan satu karya besar  untuk dunia dan akhiratku.

Aku mulai menulis, menulis dan menulis
Autobiografi yang pernah ku buat sebelumnya kembali aku publikasikan
 cerita-cerita nyata tentang hidupku aku tulis dalam bentuk cerpen
aku menulis berbgai cerita untuk kepompong-kepompongku, kuncup-kuncup bunga kecilku.
Aku harus berdakwah sekalipun hanya lewat tulisan, bagiku tulisan mampu merubah perabdaban. Dan aku ingin tulisanku ampu menjadi satu gambaran kecil betapa sabar dan ikhlas itu indah.

Di saat seperti itu aku merasakan betapa indahnya ujian Tuhan.
 Sejak itu ayah selalu hadir dalam mimpi-mimpiku.
 Ayah selalu katakan
“semuanya akan indah pada waktunya”
 “dan inpun akan berlalu”
”makhluk kecintaan Langit”

 kata-kata itu selalu diungkapkan ayah dalam mimpiku dengan senyum yang selalu diumbarnya untukku, di saat itu pulalah aku merasakan betapa dahsyatnya Tuhan hadirkan aku di tengah keluarga, sahabt, dan orang-orang yang membenciku yang mereka semua adalah orang-orang yang Tuhan dampingkan untukku sebagai orang yang istimewa.

16 Juni 2013
Hari itu adalah hari dimana 20 tahun yang lalu aku dilahirkan dengan nama Zunnurul Laila (cahaya dua malam)
ya. . malam dihari kelahiranku dan malam dimana aku dimuliakan oleh rusukku.
Di dua malam itu ayah ingin cahaya kebahgian adalah milikku. Mengiri kelahiran dan mengiringi masa aku menjadi seorang istri dan ibu untuk suami dan anak-anakku.
 Itu yang di ucapkan ayah padaku.

Mulai dari malam 16 Juni 2013 itu tarusan do’a dari keluarga, sahabat-sahabtku baik dari forum, serikat maupun perorangan, yang lucunya. Orang yang membencikupun mengucapkan hppy millad padaku J

Alhmdulillah pujiku saat itu.  Tak sia-sia selama ini ku katakan bahwa orang yang membenciku bukanlkah yang membenciku namun yang mencintaiku , menginginkan diriku agar lebih baik lagi, seb
abnya ia mengkritikiku agar aku berubah kepada yang lebih baik. Hanya saja cara ia mengungkapkannya belum menurut agama.

Malam tanggal 17 Juni 2013
Setelah aku tunaikan salat isyaku, aku dikejutkan oleh kehadiran anak-anak forum dan sanggar MARA serta anggota SCOPHIA
 mereka memberiku kejutan party

“Allhu Akbar” bisikku. .

Lagu HAPPY BRITH DAY TO YUO yang diganti lirik dengan

“Alhamdulillah wa Syukurillah
Alhmadulillah Wa syukurillah
sahabt kami masih diberi kesempatan dakwah
potong kuenya tanda berbagi reskinya
potong kuenya tanda berbagi reskinya”

menjadi satu lagu yang begitu menggetarkan jiwaku
ya. . . bukan kali ini saja kejutan party ini dan lagu itu dinyanyikan tapi entah kenapa, malam itu aku begitu menghargai bahwa Tuhan masih beri aku kesempatan untuk bernafas
entah mungkin karena kondisi kesehatanku yang tidak baik.

tak habis sampai di situ saja, tanggal 19 Juni 2013
pukul 11.32 wib

sahabat-sahabtku Arfi Adilla, Asna, Enny Melita dan Siti Rahmatun kembali memberikan kejutan party untukku. Sungguh suatu kebahagian tersendiri buatku.


Disetiap subuhku aku selalu berdo’a agar Tuhan selalu mengindahkan senyumku dan mentenagai diriku untuk membantu orang lain sekalipun hanya lewat kata-kata.
Ya. . niatku menjadi psikolog aku ingin menjadi motivator


Semenjak itu semuanya aku lewati dengan senyum
 Tuhan pasti akan mengkahiri segalanya dengan indah, bila bukan sekarang, nanti.
Sebabnya Tuhan mengujiku agar aku siap menerima kejutan indah Tuhan itu.
 ya begitulah aku menciptakan mantara-mantra kesembuhanku J

November-Desember

Aku tidak pernah tahu kekuatan dari mana yang Tuhan beri untuk diriku hingga aku kembali berani mengenal cinta

Jujur, aku seorang wanita pengidap penyakit gila
Gila dalam artian, aku pernah berada di titik terendah dalam hidupku
akibat dari aku yang ditinggal oleh orang yang aku cintai “Ahmad Nasri” (ayahndaku)
sang idola keduaku setelah Nabi Muhammad, sang motivatorku, orang yang selalu memanjakanku, mengajariku makan hidup, mendoktrinku tentang islam dan iman.


Semenjak kepergiannya 6 tahun silam, aku begitu membenci cinta. Selalu aku ungkapkan tentang ini dalam ratusan catatan-catatanku baik yang aku publikasikan maupun yang aku tulis dalam buku hijauku untuk Tuhanku.

Namun, sekarang cinta itu kembali tuhan hadirkan dalam hati kecilku,
Ia hadirkan laki-laki yang aku inginkanpun ia seperti ayah, kepribadiannya, kecintaannya, dan perjuangannya akan agama ini.

Aku selalu katakan, aku akan selalu hubungkan cinta ini lewat Tuhan, aku tak ingin cintaku kali ini kembali membawaku pada titik terendah itu lagi
Aku tak ingin kembali menjadi orang yang paling hina di mata Tuhanku

Cinta hadir karena Allah, karenanya aku Mencintainya Karena Allah

Aku senang, setiap tulisanku menjadi motivasi untuk sahabatku Roza Novitra Sari, Fitriana rose, Alfandri naldi, Muthitara, kak Hevina, kak Risna Yaalmi, Nur’aini fitria, Diana hadi, zainal abdil dan semua anak-anak didik 2010, yang saat inipun mereka tengah ditempa ketangguhannya oleh tuhan dengan penyakit yang istimewa, aku selalu katakan padanya bahwa kita ini adalah makhluk yang istimewa hingga Tuhan akan uji kenaikan kelas kita dimata-Nya dengan yang istimewa maka bila kita sanggup melewati ujiannya maka kita akan menjadi makhluk kecintaan langit.

Ayah selalu menggilku dengan panggilan “syaulul” ( yang Istimewa) karenanya aku bangga memilki beliau. Dengan panggilan itu aku ingin menjadi seperti apa yang dipanggil ayah, menjdi yang istimwa utnuk mkhluknya dan menjadi yang istimewa tuk Tuhanku.
Saat ini aku masih menjadi bidadari aYah, yang malaikatpun juga tahu kalau aku adalah Bidadari ayah J

Aku ingin kelak menjadi syahidah seperti syahidnya ayahku
Berkumpul bersama ayah di Syurga bersama ibu, kakak-kakaku, kepompong-kepompongku, kuncup-kuncup bungaku, rusukku dan anak-anakku kelak.

Berada di taman yang hijau dengan mutiara bening hijau yang bergelantungan bak anggur disetiap  pohon disudut taman syurga, dengan kaki yang selalu suci dan bersih karena  air-air jernih  yang mengalir diseluruh taman.

Aku sellau bermimpi ingin membangun rumah sakit
“RS SYAULUL”
Mimpi yang selalu aku do’akan dalam Tahajjud panjangku, agar di tahun depan aku bisa mulai membangunnya, musthil memng, tapi itulah yang aku impikan, bila Tuhan berkehendak maka Tuhan akan nyatakan Mimpiku ini, biarlah orang mencibirku, meludahiku bahkan mengatakan aku gila tapi aku yakin Tuhan punya skenario yang indah untukku
Kunfayakunn (jadi maka jadilah )

2013 adalah Tahun dimana aku menemukan jati diriku
Membentuk kepribadianku
Tahun dimana aku mempu kembali mencintai agama, kelurga dan sahabat-sahabatku
Tahun dimana aku mampu menjadi motivator untuk diriku

2013 bagiku adalah tahun yang penuh dengan ujian yang indah, aku punya sahabat-sahabat baru SHSJ (Satu Hari Satu Juz), sehingga dengan hadirnya mereka menjadi motivator buatku

2013 adalah tahun penuh ujian, cinta, senyum dan kebahagiaan bagiku

Aku akan tinggal Tahun 2013
BismillahirahmaniRaahimm
2014 masehi
Aku sambut dengan suka dan selawat keatas nabi
Pada akhirnya aku selalu katakan
Maka Tersenyumlah Cantik!!!
:) Zunnurul Laila Binti Ahmad Nasri :)

Rabu, 11 Desember 2013

Fisabilillah untuk sang TINTA HITAM


Sebut saja Ifa, aku anak SMA TARUNA dan sekarang duduk dikelas X, ini hari senin yang kutunggu-tunggu, tepat tanggal 16 juli ultahku yang ke-17. teman-temanku bilang di umurku yang segini aku sudah dewasa, tapi tidak bagiku. Entahlah walaupun aku senang dan gembira tapi persaan ku terasa gelisah.
” Fa  .  . . kesini !” Bella memanggilku dengan nada keras, akupun menghampirinya sambil memukul pundaknya.
” Assalamualaikum. . .  Ada apa, ku rasa bisa dong manggil dengan nada pelan. ”
” Walaikum salam . . . Ihhh . . .  kamu nggak pernah berubah, akukan udah terbiasa dengan suara yang begini, mau digimanain lagi, suarakan nikmatnya Allah jadi aku nggak bisa robah semau ku dong ”
”Udah ah, tadi manggil kanyak kehilangan iman aja, sekarang ngomong kayak kesambet, ada apa, bella cantik ?”
” Siapa sih yang dirumah kamu ? tadi kebetulan aku lewat depan rumah kamu, ada hajatan ya, kamu bakal ngerayain ultah ya, kamu kok nggak ngundang sih ?”
” Aku juga nggak tau Bel, mungkin saja tamu ayah atau mungkin juga teman bunda. ”
Setelah mendengarkan jawabanku Bella pergi keruang kelas gitu aja tampa mengucapan salam, sepertinya ayah atau bunda akan beri kejutan untukku. Tapi perasaanku makin tambah gelasah.
Aku belajar seperti biasanya, dulu sebelum aku masuk kesekolah ini,ayah selalu saja mengharapkan aku bisa lulus saat dites, masih terngiang dibenakku apa yang dikatakan ayah, guru-guru yang bermutu, pendidikan yang terjamin, tapi ternyata semua sama saja dengan sekolah dimana anak-anak yang tak mampu bersekolah. Terkadang aku juga sering kesal dengan perlakuan guru-guru terhadap kami, mereka pandai memberi tugas padahal terkadang aku dan teman-teman yang lain belum paham dengan yang beliau ajarkan tapi kalau salah bukannya diajari malah dihukum. Penerapan pendidikan seperti ini masih tetap saja menghantui gaya pengajaran serta pendidikan di sekolah. Republik Indonesia tercinta ini, belum lagi murid-murid yang sombong, membanggakan harta orang tua mereka dan setiap ada yang tidak ku ketahui aku menanyakanya keguru, tapi kebiassaan buruk yang terjadi di sekolahku sudah mendarah daging, yaitu menorakkan siswa yang selalu bertanya, mereka berfikir setiap siswa yang bertanya adalah siswa yang tergolong bodoh, namun hal itu tak menyurutkan aku untuk selalu bertanya. Ibarat kata pepatah, bak pinang di benah dua sama saja.
Waktu istirahatpun tiba, hari ini aku puasa senini-kamis, pola diet yang selalu jadi langgananku, aku berjalan menuju kemushala sekolah buat shalat dhuha, tak begitu jauh dari kelasku, hanya butuh melewati 3 ruang aku akan sampai kesana. Selesai berwudhu akupun shalat.
” Ya Allah, Ya Rahman, hilangkanlah kegelisahan hati hamba, hamba tahu, engkau maha penyejuk setiap hati. Ya Hayyun, kuatkan hamba dalam memberi puasa ini buat kak fadly, dia telah banyak memberikan saya pengajaran tentang arti hidup ya Allah, jadikanlah Puasa hamba Sebagai obat Buat kesembuhannya Ya Allah. Hamba tahu engkau pemilik obat dari segala penyakit, hamba tahu Ya allah, jabahlah Do’a Hambamu yang lemah tak berdaya ini Ya Allah . Amin”
Bening suci jatuh dari pelupuk mataku, fadly adalah tetangga yang selalu menemiku dikala ayah taupun bunda sibuk dengan pekerjaan mereka. Tapi sekarang dia sedang kritis dirumah sakit, untuk bantu dengan mareri. Mereka tidak membutuhkannya karana mereka juga punya kehidupan yang berkecukupan sepertiku, aku hanya bisa membantunya dengan puasaku, dengan do’aku. Karana kak Fadly sering bilang, hidup adalah nuansa yang paling indah, namun kehidupan tidak akan terbanyar dengan uang. Sampai sekarang aku masih berharap kak Fadly menjelaskan apa maksud dari kata-kata itu.
Setelah aku memasukkan mukenaku kedalam tas, akupun kembali keruanganku. Kegelisahanku tak urung pergi, aku selalu berzikir, entah apa yang terjadi akupun bingung. Sampai ahirnya waktu pulangpun tiba.
Aku berlari kecil kegerbang sekolah, ternyata mang habab, sopir pribadi ayah sudah menanti-nanti kedatanganku.aku mengajaknya buat menjenguk kak fadly kerumah sakit.
” Mang, kita kerumah sakit dulu ya, perasasan Ifa nggak enak dari tadi. Ifa takut kak Fadly kenapa-napa mang.”
” Iya Fa, mamang akan antar Ifa kesana tapi sebentar saja ya”
Mamang melajukan avanzanya kearah rumah sakit, sesampainya disana dia aku mengajak,mamang untuk ikut bersamaku keruang kak Fadly. Tepat didepan ruangan yang bertulisakan ” ICU” itu aku berdiri. Akau kesal tak di izinkan masuk oleh perwatnya. Aku menghampiri ante Anna ibunya kak Fadly, sungguh sangat kurasakan harapnya seorang ibu akan kesembuhan anakanya,.
Aku pamit karna harus buru-buru pulang, sesampainya dirumah bukan pakaian yang aku ganti tapi air wudhu yang akau ambil. Selepas 2 raka’at shalat aku langsung bedo’a.
” Ya Allah, engkau penggenggam langit dan bumi, engkau maha berilmu tentu engkau mencintai orang yang berilmu. Ya Allah tunjukkan kasihmu pada kak Fadly ya Allah, izinkan dia untuk menunakann cita-cita untuk membuat sekolah yang benar-benar mampu mendidik anak-anak bangsa ini Ya Rahman, selamatkan ia dari pergelutan mautnya ya Allah. Amin”
***
  Terdengar suara teriakan dari lapangan basket, teriakan yang tidak seperti biasanya anak-anak cewek berlari-lari bergelut dengan teman-temannya. Usut dengar usut ternyata itu suara penonton yang ketakutan melihat anak basket cowok berantem, hal yang sudah tidak asing lagi didengar telinga kita. Tidak terima dengan kekalahan dan akhirnya adu kekuatan yang melibihi moral kita sebagai saudara dalam satu tujuan yaitu meraih ilmu.
Sekarang tidak ada lagi pendidikan khusus tentang moral, hanya ada PKN dan itu sudah tidak diperhitungkan lagi, teknologi dan sains yang dincar-incar sampai-sampai teroris dimana-mana karna tidak ada rasa kemanusiaaan lagi yang ditanamkan di sekolah-sekolah.
Aku selalu meresa geram setiap kali melihat perlakuan murid-murid kepada guru-guru, tidak ada rasa hormat, bahkan terkadang guru-guru malah dianggap teman sebaya. Mana penghargaan buat mereka yang mampu membuat kita menjadi orang yang dipandang. Fikiranku berlari kecil kesekolah mendengar kak Fadly menanyakan kabar sekolahku.
” lho kok malah menghayal sih  ?”
” seperti biasa belum ada yang berubah dengan sekolah, bahkan tadi waktu di sekolahan anak – anak pada berantem.
 Ruangan yang berAC itupun senyap tidak ada suara, sampai aku membuka suara
” kak, hari ini terakhir aku sekolah kak, karna ayah sudah gulung tikar, semuanya ditarik sama Bank, ayah gagal proyek. Dan kami akan pindah. Ayah benar-benar kehilangan semuanya, tapi aku tetap bersyukur kak, ayah masih tetap bisa bersama kami”
Kak Fadly tak bersuara sedikitpun, dia hanya menetapaku dengan rasa iba, aku berpamitan untuk pulang dan berpamitan untuk terakhir kalinya. Kulangkahkan kaki dengan berat sekali, tapi tidak ada yang bisa ku perbuat.
Sekarang hari-hari yang kujalani sangat berat, akhirnya aku meresakan juga pahitnya hidup anak-anak jalan, tidak sekolah, bahkan makan hanya dapat satu kali dalam sehari, belum lagi harus menghindar dari ketakutan polisi yang selalu saja menghalangi kebahagian mereka.
Aku menatap matahari pagi dengan rasa rindu akan kak Fadly yang selalu memberikan ketenangan tiap kali aku merasa ketakutan,bahkan disaat akau merasa gagal sekalipun, entah mengapa aku merasa kak Fadly pasti akan mendatangiku.
2 tahun berlalu setelah aku meninggalakan kehidupan yang serba ada, pindah kekehidupan yang aku sendiripun bingung untuk menjalaninya. Walaupun tak seburuk mereka yang harus banting tulang hanya untuk menyambung hidup, tapi cita-citaku untuk menjadi spycolog tak mampu ku gapai, bunda setahun yang lalu telah meninggalkan kami, dan pergi dengan wanita yang katanya mampu memberikan kebahagian buatnya.
Aku dan ayah tak membenci beliau, ayah menerima keputusan bunda, tapi aku sangat sedih, harus kehilangn figur seorang ibu. Namun entah kenapa disaat getir seperti itu, disaat aku melamar pekerjaan disebuah perusahaan swasta, aku bertemu dangan kak Fadly, ternyata harapanku selama ini menjadi kenyataan, aku bercerita banyak dengannya, tentang kuliahku yang gagal, tentang bunda juga tentang harapku akan sistem pendidikan yang sampai sekarang belum juga berubah.
Ternyata  papanya kak Fadly telah mengembangkan sayap perusahaannya, dan tempat aku melamar pekerjaan itu adakah perusaahan milik mereka. Beberapa bulan berjalan, aku kaget saat kak Fadly melamarku, dia beri mahar kuliah spycolg dan berjanji akan mendirikan sekolah yayasan buat siapa saja, namun dengan sistem pendidikan yang diimpikan selama ini.
Aku bahagia sekali, tidak sia- sia, do’a dan juga kesabaran yang aku tuangkan dalam hidupku selama ini, yayasan yang kami dirikan itu sekarang sudah punya 5 cabang dan ribuan siswa –siswi. Aku juga telah menyelesaikan spycolog anak, dan sekaranga aku sedang menjalani kuliah untuk jadi spikiater,aku ingin tahu apa yang anak –anak  inginkan, akau ingin tahu apa yang mereka harapkan dari ilmu yang mereka peroleh, guru-guru yang mengajar di yayasan Fisabilillah untuk sang tinta hitam, itu nama yayasan yang kami dirikan, sebagai simbol dari perjuangan dalam meraih cita-cita pendidikan Indonesia kami itu telah mendapatkan berbagai pengahargaan dari pemerintah, siswa-siswi yang kami bina disana telah berkeliling dunia, menghadiri undangan berbagai negara.
Sungguh kekuatan cinta, ilmu, dan amal tiada tandingnya. Jika kita mampu untuk bersabar dan terus menganggap bahwa skenario cinta Allah itu indah, aku akan terus berjuang untuk sistem pendididkan Indonesia tercinta.  

Senin, 25 November 2013

Satu Kata Untuk Cinta, Terimakasih :)

25 November 2013

Aku terbangun tepat pada pukul 04.01 WIB, entah apa yang buat aku bersemangat masa itu. aku melalukan ritual yang selalu aku lakukan setelah aku terbangun, membaca do'a bangun tidur, membaca salawat Nabi dan membaca Al-fathihah teruntuk ayah, ibu,kakak-kakak, kepompong-kepompongku,kuncup-kuncup bungaku,sahabat-sahabatku, dan teruntuk orang-orang yang membenciku.

setelah aku lakukan itu, aku keluar dari kamar menuju dapur, membersihkan diri dan ku kerjakan shalat tahajud dan sedikit membaca Al-Qur'an. Setelah itu, aku buru-buru masak dan membersihkan rumah, alhmdulillah, Subuh itu badanku terasa ringan, aku terasa sehat. Selesai aku membersihkan rumah yang kecil itu, ku dengar muadzin mengomandangkan adzan, aku mandi dan melalukan shalat Fajar dan Subuh, setelah itu aku kembali membaca Al-Qur'an, di tengah-tengah ayat ke 23 yang aku baca tiba-tiba alergi hidungku kambuh, air mataku pun keluar akibat bersin-bersin yang tak berenti, nafasku mulai sesak, ini sudah ku alami 2 tahun yang lalu, dan ini juga sudah menjadi rutinitasku setiap subuh saat ngaji, mungkin karena cuaca subuh yang dingin sehingga alergi hidungku kambuh.

Aku berbisik dalam hati, "Tuhan semoga ini hanya aku yang mengalam"

sembari itu aku ambil empat butir obat alergi hidungku, ya. . Efeknya aku jadi ngantuk, aku pun membaca do'a tidur dan ya tertidur. .

Pukul 07.23 wib, aku terbangun, lagi-lagi aku lakukan ritual bangun tidurku, aku lakukan itu karena aku bagitu menghargai waktu di saat aku dibangunkan kembali setelah tidur, karena menurutku ini kesempatan yang Tuhan bagi untukku, berarti aku masih hidup, ya begitulah caraku mensyukuri nafas dan jantung yang masih berdetak ini, saat itu pula aku teringat bahwa hari ini adalah hari memperingati hari guru

aku menghubungi, ku sampaikan selamat hari guru padanya dan ucapan terimaksih kepadanya yang telah menjadi kakak yang banyak mengajarkan hal-hal berharga kepadaku adik kecilnya ini, begitu pula saat aku berbicara  dengan ibuku, bagiku ibu guru yang hebat, mulai dari aku masih belindung dari dalam rahimnya sampai detik ini.

Mungkin ada sebagaian orang yang ungkapkan "untuk apa memperingati hari guru,kan setiap hari kita ada hari guru, kita ketemu guru"
ya. . Tapi apa pernah disetiap hari itu kita ucapkan terimakasih kepada mereka ? Tidakkan ? Apakah pernah setiap hari itu kita ingat jasa-jasa mereka ? Tidakkan ? Jadi, pantaslah ada hari guru, setidaknya ada satu kali dalam setahun kita ungkapkan terimaksih kita kepada semua guru kita, kepada orang-orang yang telah berjasa buat hidup kita, jangan maknai hari guru itu hanya untuk guru-guru di sekolah kita, ingatlah guru adalah setiap orang yang telah mengajarkan hal baru yang positif untuk perubahan kita. Maka ungkapkanlah terimakasih kepada mereka-mereka.

Jam 09.43. . Aku mengirim pesan singkat kepada enam orang kakak-kakakku, dan beberapa orang guru masa aku sekolah dulu, ku ungkapkan rasa terimaksihku yang teramat dalam, aku katakan aku bangga punya kalian.
Yaa. . Aku bangga.

Jam 11 baru dapat aku balasan dari kakakku yang pertama "trimakasih adikku, teruslah belajar tuk gapai cita2, semoga kesuksesan selalu bersama kta. .amin" itulah balasan dari kakak pertamaku dan yang ke enam, "hanya balasan yo'i" :D ya. . karena sebelumnya aku telah menelfonnya.


Pukul 18.21 aku dapat pesan singkat dari FLP ROHUL mereka ungkapkan rasa terimaksih kepadaku
ya. . Aku bingung, dalam rangka apa ?
Dalam rangka hari guru untuk calon guru Zunnurul Laila dan tenaga pengajar rumah baca 2010 masa itu :)
yang tak ku sangka-sangka pula anak schopia juga mengirim pesan ke fb dan twitterku, begitu juga Kaleb penulis muda, Allahu Akbar, begitu diperhitungkannya aku oleh mereka.
pukul 19.27 WIB. . setelah shlat isya aku dapati  lagi pesan singkat dari kakak-kakakku yang lain. kakakku yang ke ke-5 "Terima kasih adk tak melupakan kami.doakan orang tua mu pasti km sukses dk".
lagi dari kakakku yang ke-7 "terimksh bungsu, selalulah belajar, dan jgn lupakn kmi".
ya. . . dua orang kakakku tidak membalas pesanku aku tahu, kakakku tak akan sempat melihat hpnya :). memang, kakaku yang ke-3 sudah seperti bunda buatku, dia yang merawatku saat aku masih kecil, karena ibu berjualan dan mengajariku membaca, aku masih ingat saat aku dihukum tidak pandai membaca saat kelas satu, hingga kakakku Silas Suheni mengajariku pelan-pelan hingga aku mendapat juara dua di kelkasku :D



Aku teringat kata-kata dosen pembimbingku, yang aku takzimi Bapak Supriyadi, beliau pernah katakan hidup kita sejahtera  dengan tiga kata "maaf, tolong dan terimakasih"
yaa. . Tuhan, terimaksih telah hadirkan aku di tengah keluarga dan lingkungan yang mencintaiku.
Pada akhirnya aku katakan terimaksih untuk semua orang-orang yang mencintaiku dan untuk orang-orang yang membenciku karena dari kalianlah aku banyak belajar arti hidup.

Kamis, 21 November 2013

Kekuatan Senyuman

21 Nov 2013
Fajar tiba, tak kunjung mata terpejam, subuh pun masuk dan pagi. Didil mengirim pesan singkat, menanyakan apakah aku sudah pulang atau belum. Aku katakan aku telah pulang, sebab malamnya dokterpun cakap belum dapat lihat hasilnya. Paginya, aku kuatkan hatiku untuk ke kampus, yang aku bayangkan adalah akan menemui kawan-kawan dengan gurauan-gurauan, tawa dan berbagai tingkah mereka. Aku kokohkan tegakku agar tampak kuat, ya. . . Kuat.
Aku merintih sakit dalam hati, dengan kerutan dikeningku, hingga didil bertanya, "sakit?" aku hanya jawab dengan senyum.
Aku melangkah memasuki kelas dengan pelan,namun berharap akan sampai cepat. Memasuki kelas aku mulai lah aksiku. . Ya. . Kejahilanku, kawan yang duduk dibelkangku si faris yg biasa aku panggil uwih meminta permen karet. . "yah. . Tak ada beli"
dia kecewa, namun kukeluarkan permen minz, akhirnya dia tersenyum, si enny yg biasa aku panggil enong sang pengawal pribadiku dan si didil (sopir pribadiku) , hekhek. . (didil,gurau) membicarakan tentang kanker payudara yang aku tag padanya,hingga membuat kami tertawa, aku tertawa lepas tanpa beban, takku rasakan sedikitpun nyeri yang aku rasakan, takku rasakan sakitnya. Hingga tawa kami di sapa oleh kawan yang lain, sembari itu aku kembali mengingatkan chintya tentang kejutan party millad sobatku, ya. . Aku tak ingin karenaku sakit, gagal rencana yang telah dibuat, sebab malm tanggal 20 itu asna bilang tunggu aku sembuh dulu. sebabnya aku kuat-kuatkan untuk duduk dan aku bawa tertawa. Setelah selesai, aku berjalan dengan berpegangan pada bangku-bangku yangku telusuri. "hai kakak, gimana sehat ?" ku dengar suara yang terdengar dari samping, ternyata si leni yang suka ngerayuku dengan gombalannya. aku hanya balas pertanyaannya dengan senyum dan menyalaminya.
Tiba waktunya pun, kami habis kelas, Pulang kembali ke kost dan menyusun rencana party tersebut. Kami masak, untuk dimakan, jujur tak sanggup rasanya aku memasak, syukur, si enong mamasaknya.

Party berhasil, senyum kembali terumbar dari bibir sahabat-sahabatku, aku ajak mereka berdo'a atas keberkahan ini, dalam hati kecil aku berbisik "Tuhan, andai ini yang terakhir maka, jadikan kami sahabat bukan hanya di Dunia-Mu, tapi juga Syurga-Mu" setelah semua berhasil tiba waktu kelas sosiolinguistik, ya. . Kami kembali berangkat ke Kampus. .

"Basmallah" dalam hatiku, lalu sesampainya di kampus, aku terserang alergi hidung, tak henti-hentinya aku bersin, aku sempat tertidur kala di langsungkannya diskusi. Aku terbangun saat ku dengar si enong dan didil mau mengambil foto ku dan ternyata kami pindah kelas bahasa arab, aku terlambat masuk kelas, berdua dengan Enong, si Didil kembali mengirim pesan singkatnya, "bapak sudah masuk"
selain itu karena khawtirnya dia telfon si enong
jujur pada saat itu aku tak sanggup jalan, hingga ku tahan enong untuk duduk dulu. Karena terlambat masuk kelas, aku kebagaian kursi bagian belakang, si wahyu, taufik dan royan memintaku untuk duduk didekat mereka, karena aku tak sanggup duduk berhimpitan akupun mengiakan permintaan mereka. Ternyata, si wahyu mengajakku bergurau begitu pula dengan royan hingga pertengahan kelas kami ditegur, dan semua tertawa termasuk aku, ya. . Aku tertawa ternyata kenakalan kami diketahui oleh pembimbing.

Pembagian hasil test tertulis bahasa arab Alhamdulillah aku mndapatkan nilai sempurna, sedikit menambah semngatku. Aku senang, hingga kelas berakhir.

Aku dan didil pulang, sesampainya dalam rumah, aku kuatkan semangatku, aku kerjakan semua yang bisa aku kerjakan.


Jam menunjukkan pukul 7 lewat, aku mulai merasakn nyeri yang luar biasa, disaat itu terlintas wajah-wajah mereka yang aku cintai, apa mungkin tiba waktunya ? Entahlah. . Semua Tuhan yang tahu

hari ini, aku katakan hadapi dengan senyuman, hadapi dnegan segenap jiwa, semua akan baik-baik saja, semua telah di tetapkan oleh-Nya, merelakan ini yg terbaik adalah yg terpenting.

Serangkai Al-Fathihah dan sepucuk surat cinta Surah Yassin tuk ayah, serangkai Al-Fathihah dan sepucuk surat cinta Surah Ar-Rahman teruntuk Ibu, kakak2, kepompong2, bunga2 kuncupku, guru2ku, sahabat-sahabatku,dan orang yang aku cintai.
Assalamualaika Ya Rasulullah. .
Assalamualaikum Jum'at yang Agung
love to Allah